EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI POSYANDU DENGAN PENDEKATAN CERDIK DI WILAYAH KELURAHAN MOJOSONGO SURAKARTA
Kata Kunci:
penyakit tidak menular, edukasi kesehatan, posyandu, CERDIKAbstrak
Angka kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) di dunia dan Indonesia terus meningkat dalam
beberapa tahun terakhir. WHO menyebut empat faktor risiko utama: merokok, kurang aktivitas fisik,
konsumsi alkohol, dan pola makan tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan
meningkatkan pemahaman warga tentang penyakit tidak menular (PTM) dan pencegahannya melalui
pendekatan CERDIK (Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan
seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres). Kegiatan dilakukan di Posyandu wilayah Kelurahan Mojosongo,
Kota Surakarta pada tanggal 14-15 November 2025. Peserta yang hadir sebanyak 50 orang. Metode yang
digunakan adalah edukasi kesehatan melalui ceramah singkat, diskusi, dan tanya jawab. Materi meliputi
pengenalan PTM (hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke), faktor risiko, tanda bahaya, serta
langkah pencegahan berbasis CERDIK yang mudah dilakukan sehari-hari. Evaluasi dilakukan secara lisan
dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta di akhir kegiatan untuk melihat pemahaman terhadap pokok
materi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta aktif berdiskusi dan mampu menyebutkan kembali komponen
CERDIK serta contoh penerapannya dalam rumah tangga. Kegiatan edukasi di Posyandu dapat menjadi cara
sederhana untuk memperkuat perilaku hidup sehat dan mendorong deteksi dini faktor risiko PTM di tingkat
kelurahan.
