IMPLEMENTASI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI INOVASI EDUKASI KESEHATAN REMAJA

Penulis

  • Helmi Nurlaili Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Ulfah Hidayati Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Kata Kunci:

edukasi kesehatan, remaja, ular tangga

Abstrak

Posyandu remaja menjadi salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan kesehatan remaja. Peningkatan
pengetahuan remaja dapat dilakukan melalui permainan ular tangga yang bersifat dua arah dan active
learning. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu tanggal 23 Februari 2025 kepada 45 remaja di
Posyandu Remaja Desa Tlogokates, Kecamatan Dadirejo, Kabupaten Purworejo. Permainan ular tangga
membutuhkan board game, dadu, dan kartu pertanyaan. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan tinggi badan,
berat badan, dan tekanan darah. Pengetahuan remaja diidentifikasi melalui kuesioner pre dan posttest.
Remaja terlihat antusias selama mengikuti permainan. Perwakilan setiap kelompok menyelesaikan
permainan sejak awal hingga akhir. Anggota lain pun ikut terlibat dengan memberi bantuan jawaban sesuai
pertanyaan yang didapatkan. Beberapa remaja pun aktif bertanya. Terdapat peningkatan rata-rata
pengetahuan remaja sebelum (60) dan sesudah (92,7) mengikuti permainan ular tangga dengan nilai ???? =
0,002. Hal ini menunjukkan bahwa media permainan ular tangga mampu meningkatan pengetahuan remaja.

Biografi Penulis

Helmi Nurlaili, Poltekkes Kemenkes Surakarta

Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surakarta
helmi.nurlaili@poltekkes-solo.ac.id
Jl. Ksatria No. 2 Danguran, Klaten Selatan, Klaten

Ulfah Hidayati, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Prodi DIII Kebidanan Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia
ulfahhidayatimg13@gmail.com
Jl. Soekano-Hatta Borokulon, Banyuurip, Purworejo

Unduhan

Diterbitkan

12/15/2025

Cara Mengutip

Nurlaili, H. ., & Hidayati, U. . (2025). IMPLEMENTASI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI INOVASI EDUKASI KESEHATAN REMAJA. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IBISA, 4(1), 1–7. Diambil dari http://ejurnal.ibisa.ac.id/index.php/jp/article/view/453