PENDAMPINGAN IBU BAYI DAN BALITA DENGAN GIZI KURANG
Kata Kunci:
pendampingan, balita, gizi kurang, status gizi, edukasi kesehatanAbstrak
Gizi kurang pada balita masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta peningkatan risiko kesakitan dan kematian pada anak. Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai pemenuhan gizi seimbang, pola asuh, dan pemantauan pertumbuhan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya gizi kurang pada balita. Oleh karena itu, diperlukan upaya pendampingan kepada keluarga dalam meningkatkan status gizi balita secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pemenuhan kebutuhan gizi balita serta mendampingi keluarga dalam upaya perbaikan status gizi pada balita yang mengalami gizi kurang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui pendekatan edukasi dan pendampingan kepada keluarga yang memiliki balita dengan status gizi kurang. Metode yang digunakan meliputi identifikasi status gizi balita melalui pengukuran antropometri, penyuluhan mengenai gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan (PMT), demonstrasi penyusunan menu sehat sesuai usia balita, serta pendampingan dan monitoring secara berkala selama program berlangsung. Evaluasi dilakukan dengan mengukur peningkatan pengetahuan orang tua dan memantau perubahan status gizi balita. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada balita. Orang tua menjadi lebih terampil dalam menyusun menu makanan bergizi, memberikan makanan sesuai kebutuhan usia, serta rutin memantau pertumbuhan anak melalui penimbangan dan pengukuran. Pendampingan pada balita dengan gizi kurang melalui edukasi, pemantauan pertumbuhan, dan pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua serta mendukung perbaikan status gizi balita.
Kata Kunci: pendampingan, balita, gizi kurang, status gizi, edukasi kesehatan, pemberdayaan keluarga.